asuransi asuransi kesehatan asuransi prudential asuransi car asuransi sinar mas asuransi adalah asuransi mobil asuransi allianz asuransi syariah asuransi jiwa asuransi cigna asuransi kesehatan terbaik asuransi pendidikan asuransi jiwasraya asuransi astra asuransi perjalanan asuransi aia asuransi jasindo asuransi ramayana asuransi aca asuransi manulife asuransi axa mandiri asuransi generali asuransi abda asuransi raksa asuransi mobil all risk asuransi motor asuransi terbaik di indonesia asuransi axa asuransi mag asuransi all risk asuransi takaful asuransi jne asuransi kesehatan keluarga asuransi jiwa terbaik asuransi garda oto asuransi tokio marine asuransi jasa raharja asuransi wahana tata asuransi kendaraan asuransi pendidikan bri asuransi tlo asuransi inhealth asuransi pendidikan prudential asuransi zurich asuransi avrist asuransi sun life asuransi pan pacific asuransi reliance asuransi kesehatan allianz asuransi kendaraan bermotor asuransi rumah asuransi di indonesia asuransi sompo asuransi dalam islam garansi xiaomi asuransi tri pakarta asuransi kesehatan murah asuransi mandiri asuransi menurut islam asuransi rawat jalan asuransi kecelakaan asuransi jiwa prudential asuransi aia 7 tahun asuransi pertanian asuransi tugu pratama asuransi terbaik di dunia asuransi mnc asuransi sinarmas msig asuransi pendidikan bni asuransi hp asuransi lippo asuransi unit link asuransi

Perempuan Ini Borong Seluruh Sepatu di Sebuah Toko untuk Disumbangkan


Seorang perempuan di AS membeli seluruh sepatu yang dijual di sebuah toko yang akan tutup untuk kemudian disumbangkan kepada korban bencana.
Addy Tritt (25), asal Hays, Kansas, membeli sebanyak 204 pasang sepatu yang dijual di toko diskon, ShoeSource Payless, yang sedang menggelar cuci gudang penutupan.
Jika dijumlahkan, harga seluruh sepatu itu mencapai sekitar 6.000 dollar AS (sekitar Rp 85 juta). Namun karena toko yang sedang menggelar penjualan sebelum tutup pada bulan Mei mendatang, Tritt berhasil bernegosiasi dengan pihak toko dan membeli seluruh sepatu itu seharga hanya 100 dollar (sekitar Rp 1,4 juta).
Tetapi hal itu tidak hanya lantaran Tritt yang mahir menawar harga, melainkan karena tujuannya yang ingin menyumbangkan seluruh sepatu itu untuk korban bencana banjir di Nebraska.
Bersama dengan perkumpulan mahasiswa pertanian, Sigma Alpha, perempuan yang belum lama lulus dari program master di Fort Hays State University itu, telah mengirimkan sepatu-sepatu itu pada akhir pekan lalu.
Sebagian besar sepatu yang disumbangkan adalah sepatu untuk bayi, yakni sebanyak 164 pasang. Dua pasang sepatu pria, dan sisanya sepatu wanita.
"Saya kerap berdonasi atau menjadi relawan. Saya berpikir itu merupakan salah satu bagian dari apa arti menjadi seorang manusia," ujar Tritt kepada New York Post.
"Saya adalah seseorang yang beragama, Saya seorang Katolik dan saya pikir itu merupakan bagian dari rencana Tuhan untuk saya," tambahnya.
Tritt mengaku telah secara rutin memberikan donasi untuk kampanye-kampanye sosial, seperti ke tempat penampungan hewan, menyumbangkan makanan, pakaian, hingga buku-buku. Kebanyakan dia lakukan secara anonim.
Namun kali ini identitasnya terungkap lantaran dia menggunakan media sosial Facebook untuk meminta saran terkait cara terbaik mengirimkan bantuan sepatu itu kepada para korban bencana banjir di Nebraska.
Dia mengaku bersyukur karena orang-orang mengakui perbuatannya, akan tetapi baginya hal itu bukan yang terpenting.
"Saya tidak ingin mereka berterima kasih atau berusaha menghubungi saya. Saya hanya ingin agar anak-anak korban bencana itu memiliki sepatu yang kering dan bersih untuk mereka pakai," ujarnya.
"Tidak ada yang lebih membahagiakan saya daripada melakukan hal ini," tambahnya.
Bencana banjir melanda wilayah Midwest, AS, di sepanjang aliran Sungai Missouri, pertengahan Maret lalu, dan disebut sebagai salah satu banjir terparah dalam sejarah.
Banjir menggenangi setidaknya 38 titik, dengan sebagian besar di Nebraska dan Iowa. Banjir juga dilaporkan melanda negara bagian Wisconsin, Minnesota, dan South Dakota.
Setidaknya satu orang dilaporkan tewas di Columbus, Nebraska, saat berusaha membantu seseorang yang terjebak banjir.
Penulis: Agni Vidya Perdana

0 comments

Selamat Datang