Hal ini juga masih berlaku di masa kini yang jauh lebih modern, seperti seorang pemuda yang menciptakan tangan iron man yang bisa terbang, ia harus melakukan latihan agar tanganya mampu menahan beban tubuh dan bisa mengandalikan alat terbang rancanganya tersebut.
Namun tak jarang para penemu justru mengalami celakan bahkan pada zaman dulu ada yang sampai meninggal dunia.
Dilansir dari tribunnews.com, inilah dia 5 orang penemu yang mati akibat temuannya sendiri. Yuk, simak !
1. Sylvester H. Roper
Salah satu ilmuwan yang meninggal akibat temuannya sendiri yakni Sylvester H. Roper. Ketika itu, Roper menemukan sepeda bertenaga uap eponymous dan meninggal dalam kecelakaan saat melakukan uji coba kecepatan awal penemuannya.
2. Franz Reichelt
Franz Reichelt ini adalah ilmuwan yang berhasil menemukan mantel parasut. Franz Reichelt ini juga meninggal akibat temuannya sendiri ketika dirinya mencoba untuk terbang dengan parasut.Di Menara Eiffel, ia mengenakan jas parasut dan melompat. Kabar punya kabar Franz sendiri bukan murni seorang profesional melainkan seorang penjahit.
3. Horace Lawson Hunley
Horace Lawson Hunley adalah seorang insinyur kelautan Konfederasi selama Perang Saudara Amerika yang berhasil menemukan kapal selam tempur pertama bertenaga tangan.
Dia berhasil dalam mengembangkan kapal selam setelah dua kali gagal. Namun, pada tanggal 15 Oktober 1863, Hunley memutuskan untuk mengambil komando kapal saat latihan rutin. Tapi, kapalnya tenggelam bersama dengan delapan anggota awak tewas termasuk Hunley sendiri. Ia dimakamkan dengan penghormatan militer di Magnolia Cemetery di Charleston, Carolina Selatan, pada tanggal 8 November 1863.
4. Marie Curie
Ilmuwan yang meninggal akibat temuannya sendiri juga salah satunya Marie Curie. Ia berhasil menemukan sebuah metode yang menyebabkan radioaktif dalam unsur radium dan polonium. Dia juga menemukan dua unsur, polonium dan radium. Curie meninggal karena anemia aplastik setelah melakukan kontak terlalu lama dan radiasi yang berasal dari bahan-bahan penelitiannya.
5. Max Valier

Max Valier adalah ilmuwan yang berhasil menciptakan mesin roket berbahan bakar cair dan meninggal ketika mesin berbahan bakar alkoholnya meledak saat melakukan tes uji coba Max Valier adalah orang yang bekerja dengan direktur perusahaan Opel, Fritz von Opel, antara 1928 dan 1929.
Dan pada tahun 1920-an, ia fokus pada pengembangan mesin roket yang berisi cairan. Namun pada akhirnya, Max Valier tewas pada 17 Mei 1930, ketika sebuah mesin roket berbahan bakar alkohol meledak di bangku tes-nya di Berlin.
Nah, itulah dia kelima ilmuwan yang meninggal akibat temuannya sendiri.






0 comments